PERSEDIAAN BARANG DAGANG: METODE PENILAIAN PERSEDIAAN DAN PENERAPANNYA P2

 

BAHAN AJAR PERTEMUAN KE2

PERSEDIAAN BARANG DAGANG: METODE PENILAIAN PERSEDIAAN DAN PENERAPANNYA P2

 

By: Indra Setia Nugraha, S.Ak

SMKS Sukapura Kab. Tasikmalaya

Kelas XI Akuntansi Fase F

 

A.    Metode Penilaian Persediaan Barang Dagang

Dalam mencatat nilai persediaan, perusahaan dapat menggunakan beberapa metode. Metode ini mempengaruhi perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan Nilai Persediaan Akhir.

1.     Metode FIFO (First In, First Out)

Konsep: Barang yang pertama kali dibeli adalah yang pertama kali dijual.

Dampak:

ü  Nilai persediaan akhir mendekati harga pasar terkini.

ü  HPP mencerminkan harga pembelian lama.

 

2.     Metode LIFO (Last In, First Out)

Konsep: Barang yang terakhir dibeli adalah yang pertama kali dijual.

Dampak:

ü  HPP lebih tinggi jika harga naik.

ü  Tidak umum digunakan di Indonesia (tidak sesuai PSAK).

 

3.     Metode RataRata (Average Cost)

Konsep: Nilai persediaan dihitung berdasarkan ratarata tertimbang harga pembelian.

Rumus:  Rata-rata =Total Nilai Pembelian/Total Kuantitas Pembelian

 

B.    Contoh Penerapan Metode FIFO dan Rata-Rata

Data Toko “Maju Jaya” untuk Bulan Februari 2024:

Tanggal

Transaksi

Kuantitas

Harga/Unit

1 Feb

Persediaan Awal

100

10.000

10 Feb

Pembelian

200

12.000

20 Feb

Penjualan

150

 

1.     Metode FIFO:

Barang terjual: 100 unit @Rp 10.000 + 50 unit @Rp 12.000 

HPP: (100 x 10.000) + (50 x 12.000) = Rp 1.600.000 

Persediaan Akhir: 150 unit @Rp 12.000 = Rp 1.800.000

 

2.     Metode RataRata:

 Rata-rata per unit: 

 Jawab: ((100 *10.000) + (200 *12.000)) /300 = 3.400.000/300 = Rp 11.333

 HPP: 150 x 11.333 = Rp 1.700.000 

 Persediaan Akhir: 150 x 11.333 = Rp 1.700.000

 

C.    Jurnal Umum untuk Sistem Perpetual dengan Metode FIFO

1.     Pembelian (10 Feb):

Persediaan Barang Dagang   Rp 2.400.000 

    Kas / Utang Usaha               Rp 2.400.000

 

2.     Penjualan (20 Feb):

Kas / Piutang Usaha        Rp 3.000.000 

    Penjualan                       Rp 3.000.000 

HPP                         Rp 1.600.000 

    Persediaan Barang Dagang        Rp 1.600.000

 

 

 D. TUGAS AKSI NYATA YANG MENDALAM: KASUS KOMPREHENSIF

Studi Kasus: “Toko Buku Cerdas”

Data Transaksi Maret 2024:

ü  Persediaan Awal (1 Maret): 80 buku @Rp 50.000 

ü  Pembelian (10 Maret): 120 buku @Rp 55.000 

ü  Penjualan (25 Maret): 150 buku @Rp 80.000 

ü  Persediaan Akhir (31 Maret): 50 buku (berdasarkan stock opname)

 

TUGAS:

Perhitungan Metode Persediaan (Bobot 40%)

1. Hitung HPP dan Persediaan Akhir dengan:

    Metode FIFO

    Metode RataRata

 

 Jurnal dan Laporan (Bobot 40%)

2. Buat jurnal penjualan dan HPP untuk sistem perpetual dengan metode FIFO.

3. Susun Laporan Laba Rugi berdasarkan data di atas (asumsikan tidak ada biaya lain).

 

Analisis Kebijakan (Bobot 20%)

4. Jika manajemen ingin meminimalkan pajak, metode mana yang lebih menguntungkan? Jelaskan!

5. Berikan rekomendasi metode pencatatan persediaan (periodik atau perpetual) untuk Toko Buku Cerdas jika ingin membuka cabang. Berikan dua alasan.

 

E.    Format Tugas

 Tugas dikerjakan berkelompok (max 3 orang).

 Ditulis tangan di kertas folio atau diketik rapi.

 Dikumpulkan minggu depan.

 Setiap kelompok mempresentasikan hasilnya di depan kelas.

 

Catatan Guru: 

Materi ini akan menjadi dasar untuk memahami laporan keuangan perusahaan dagang dan pengambilan keputusan manajemen. Jangan ragu untuk bertanya jika ada yang belum jelas!

 

Posting Komentar

0 Komentar